Kamis, 23 Mei 2013

my mind #20

perkenalan lagi
perjumpaan lagi
senyuman kembali
dan ada rasa kembali

kau tau diriku dari mereka
dan aku tak mengenal mereka
hari ini aku datang apa adanya
meski kejujuranku tak kau suka

luka adalah duka
tawa adalah suka
cinta adalah rasa
yang selalu bisa kita punya

kamu terlihat begitu takut
tapi aku juga merasa takut
kamu takut disakitiku
dan aku takut kehilanganmu

perjalanan adalah perjalanan
yang penuh dengan harapan
walau kita tidak tahu apa yang terjadi depan
tapi kita siap untuk masa depan

~ hai ~

Jumat, 10 Mei 2013

my mind #19

mereka ada disana
namun kita tak ada yang tahu
mereka tahu kita
namun sayangnya kita tak pernah kesana

mereka itu indah
dan mereka itu lembut sekali
hidup selalu punya dua sisi
jangan kaget kalau mereka bisa murka

kompleknya kenyataan
mebut kita tertutup dari kenyataan yang sebenarnya
ketika semua bisa bebas
namun kita merasa ditebas

ini sudah lebih dari sugesti
menjadi nyata karena biasa
tak perlu banyak teori untuk kesana
hanya jiwa yang bisa menemaninya

sekali lagi kita belum pernah ketemu
tapi membuatku rindu
seakan kau memberi pelajaran
ketika engkau menyambutku dengan harapan

~pantai~

Minggu, 07 April 2013

my mind #18

benaar -benar luas
benar - benar tinggi
ketika kalian berdiri disini
di puncak

ketika puncak memberi sebuah inspirasi
ketika puncak mengalahkan sebuah ketakutan
walaupun ini tinggi
bahkan penuh tekanan

kalian bisa melihat sangat luas
untuk mereka yang berusaha tanpa batas 
dengan berbagai alsana yang berbeda
untuk berdiri disana

namun sepasang bola mata tidak pernah berdusta
jika melihat para manusia
yang lemah, takut, iri, benci
bahkan tak peduli

selalu berusaha memanggil dari atas sini
untuk memberi sebuah motivasi dan inspirasi
tapi ga akan pernah berarti
jika mereka tidak pernah berusaha ke atas sini
tanpa membuka hati

~ puncak ~

Rabu, 03 April 2013

my mind #17


aku cinta tapi berbeda
aku merasa  tapi kadang terasa
aku benci tapi ntah buat apa
aku bisa tapi kadang aku tak bisa
ini yang aku sebut kangen tapi benci dengan realita yang ada

Senin, 01 April 2013

this is cela!

akhir - akhir ini gue merasaklan iklim baru di kampus yaitu "hujan cela"! sumpah kadang gue pikir ini berdosa tapi ini beda karena ini DOSA! oke kita lanjut...

mereka yang pendiem, jadi hobi cela. nah yang hobi cela jadi KE-CELA-KAAN! gue tabrak satu - satu gara celanya kagak dinalar, set dah. kadang gue pengen nih kampus kritis, eh malah jadi kritis stadium empat. palingan gue nulis gini cepet di cela.

gue kenalis dah beberapa orang yang hobinya nyela nih yaa :

1. Raja cela

dia bernama yus, tinggi nya diatas orang pendek, rambut secukupnya, dan celaanya sebanyak 24 sks kalau di kampus.

beberapa kali dia terlihat di kampus sudah mengganti beberapa nama orang dengan julukan "clasic java" nya ini korbanya :
yaser = tarsidi
hilal = jarnawi
dzaki = kojek
juan = komuk
kahfi = toku

cela andalanya hadir ketika lo pada lagi curhat :

A : yus gue kemarin diputusin pacar gue gimana dong, gue sedih banget, gue ga bisa sendiri, gue bingung, gue hampa, gue bete, dan gue sedih banget, eh udah tadi yaa?! ya gituuu dehhh!
YUS : ohh gituu..... TAPI SENENG KAN!!!!!!
A : *muntaber mendadak*

kadang celaanya ga ada obat.

2. Cela populer

ini dimiliki beberapa kaum kampus yang belajar cela secara live di tivi. contoh :

kojek : tan pinjem pulpen dong
tatan : yah kampret beli napa
kojek : yee pelit banget lo, kayak tukang nasi goreng lo suseh kebanyak dorong
tatan : ye muka lo kayak goreng
kojek : yah tan masih mending lau, keringet kayak minyak
tatan : ye lo sumbernya, tukang minyak
kojek : lo minyak lantah!
tatan : kayak lagu aja, segenap hatiku lulu LANTAH
koje : hmmm, enak tan ayo nyanyi bareng
tatan : oke

akhirnya tukang minyak sama tukang nasi goreng pun ikut nyanyi

kemudian yang terakhir adalah

3. cela legenda

biasanya celaan ini dimiliki oleh angkatan tua sibuk sama skripsi, contoh :

pas lagi main remi

gue : mas gue ceki mampus dah hahahaha
doi : ya udah gue berhenti main nih
gue : yahh cupu nihhh
doi : MASA GA BOLEH? WES TA LAH ENAK ENAK
gue : *berhenti main*

dan jangan sampe ini berlanjut ke dosen pembimbing

mungkin ini beberapa yang saya bisa liat dari celaan yang akhir - akhir ini dianggap manusiawi, semoga anda bisa lebih berlapang dada dan sabar, dan jangan lupa bales cela yaa.

Minggu, 24 Maret 2013

para pemilik cita - cita

halo para pemilik cita - cita, aku suka iri sama kalian yang memiliki cita - cita, sedangkan aku tidak boleh engga kalian jawab pertanyaan ini.

"dari mana cita - cita kalian berasal, dan bisa ajarin untuk mendapatkanya?"

sering kali seorang pengguna kaca mata yang tua dengan rambut klimis yang mengoceh matematika berkata "apa sih cita kalian anak - anak?"
dan mereka akan menjawab dengan cita - cita yang mereka liat di tivi atau dari cerita yang pernah membanggakan mereka ketika akan tidur.

hari ini aku masih bingung ketika ditanya cita - cita akan menjawab apa, dan bila memang harus menjawab aku hanya bisa menjawab ga tau. sebenarnya hari ini aku masih engga tau cita - citaku apa, dan itu engga salah kan?

bagi kalian yang dulu bercita - cita jadi dokter hingga SMA, apakah kalian masuk jurusan kedokteran? sepertinya banyak yang tidak, dan mengganti cita - cita mereka. apakah semurah itu cita - cita yang selalu kalian omongkan dari kecil hingga membawa kalian besar?!

seorang sahabat yang hari ini kuliah di manajemen masih bercita - cita menjadi dokter, dan ketika temanya nya bertanya mengapa? dia menjawab :

bukan berarti hari ini aku kuliah di manajemen aku harus mengganti cita - citaku. masih banyak jalan menuju roma, karena aku tidak bisa mengobati pasien saat ini, maka aku akan menciptakan sebuah rumah sakit, dan belajar menjadi seorang dokter ketika rumah sakit itu jadi.

pernah kah kalian memperjuangkan cita - cita kalian sendiri, bukan kah itu yang kalian bicarakan dari kecil. atau cita - cita kalian hanya pelengkap karena kita hidup di negara yang penuh cita - cita. ketika hari ini aku tidak punya cita - cita, bukan berarti aku tidak punya tujuan dan juga bukan berarti aku tidak baik.

apakah para penemu dan para pencipta teknologi dulu memiliki cita - cita untuk menemukan sebuah inovasi baru, atau mereka juga salah satu yang bercita - cita jadi dokter.

hari ini aku bertanya cita - cita bukan karena aku pengen menyandang cita - cita saja, tapi cita - cita apa yang dapat lingkungan atau bahkan negara dan dunia bisa merasakan dampak baik dari seorang manusia yang melakukan.